Pomede
Walaupun penggunaan pomade sedang naik daun, ternyata masih banyak orang yang belum mengetahui apa itu pomade. Pomade adalah salah satu produk untuk menata rambut yang belakangan sedang digemari oleh banyak pria. Sebelum pomade digemari seperti saat ini, terdapat pula beberapa produk untuk menata rambut seperti gel dan wax.
Meski sama-sama bisa membuat rambut kaku, gel tetaplah berbeda dari pomade. Hal tersebut dapat dilihat dari bahan dasar pembuatannya, selain itu gel tidak membuat rambut tampak lebih mengkilap. Hanya saja gel lebih mudah dibersihkan daripada pomade.
Karena menggunakan bahan wax, banyak orang yang masih salah mengartikan antara pomade dan hair wax atau lilin rambut. Untuk membedakannya sangatlah mudah, hair wax ketika dipakai tidak akan menimbulkan kesan mengkilap atau basah berbeda sekali ketika memakai pomade.
Berbeda dengan gel dan wax, pomade terbuat dari minyak atau beeswax (lilin lebah) yang akan memberikan kesan rapih, licin dan megkilap sehingga menimbulkan kesan basah dan fresh bagi si pemakainya.
Gaya rambut dengan menggunakan pomade lebih banyak banyak dipakai oleh pria. Dibandingkan dengan gel ataupun wax, pomade terbilang lebih awet untuk menjaga kerapiaan rambut dan tidak membuat rambut rusak karena terbuat dari bahan-bahan alami yang sangat aman digunakan pada rambut.
Pomade merupakan bahasa Inggris yang diambil dari bahasa Perancis, Pommade, yang memiliki arti ‘salep’. Pada awalnya pomade sama sekali tidak mengandung wewangian, namun seiring dengan perkembangan jaman banyak yang menambahakan wewangian pada pomade untuk menambah kesan stylish.
Tahun 1800-an atau sekitar abad ke 19 adalah masa-masa awal pemakaian pomade. Dulunya bahan utama untuk membuat pomade adalah lemak beruang. Namun sekitar awal abad ke 20, bahan-bahan seperti petroleum jelly, beeswax dan lemak babi mulai menggantikan lemak beruang dalam pembuatan pomade. Barulah di awal tahun 2000-an dalam pembuatan pomade ditambankan beberapa bahan lainnya seperti fragrance atau essential oil dan lemak babi tidak lagi digunakan.
Sebelum kembali menjadi tren seperti sekarang ini, gaya rambut pria yang klimis dengan menggunakan pomade sudah lebih dulu populer pada pertengahan abad ke 20. Gaya rambut pomade biasa disebut dengan gaya rambut pompadour, dengan teknik sisir rambut yang ditarik rapih kebelakang dan bagian samping dipotong tipis serta diberi pomade untuk menampilkan kesan klimis.
Meskipun bukan orang pertama yang menggunakan gaya rambut pompadour, namun nama Elvis Presley lah yang paling sering disebut sebagai pelopor pompadour.
2017-05-08 18:36:08
Apa itu Pomade?: Penjelasan, Sejarah dan Proses Pembuatan
Walaupun penggunaan pomade sedang naik daun, ternyata masih banyak orang yang belum mengetahui apa itu pomade. Pomade adalah salah satu produk untuk menata rambut yang belakangan sedang digemari oleh banyak pria. Sebelum pomade digemari seperti saat ini, terdapat pula beberapa produk untuk menata rambut seperti gel dan wax.
Meski sama-sama bisa membuat rambut kaku, gel tetaplah berbeda dari pomade. Hal tersebut dapat dilihat dari bahan dasar pembuatannya, selain itu gel tidak membuat rambut tampak lebih mengkilap. Hanya saja gel lebih mudah dibersihkan daripada pomade.
Karena menggunakan bahan wax, banyak orang yang masih salah mengartikan antara pomade dan hair wax atau lilin rambut. Untuk membedakannya sangatlah mudah, hair wax ketika dipakai tidak akan menimbulkan kesan mengkilap atau basah berbeda sekali ketika memakai pomade.
Berbeda dengan gel dan wax, pomade terbuat dari minyak atau beeswax (lilin lebah) yang akan memberikan kesan rapih, licin dan megkilap sehingga menimbulkan kesan basah dan fresh bagi si pemakainya.
Gaya rambut dengan menggunakan pomade lebih banyak banyak dipakai oleh pria. Dibandingkan dengan gel ataupun wax, pomade terbilang lebih awet untuk menjaga kerapiaan rambut dan tidak membuat rambut rusak karena terbuat dari bahan-bahan alami yang sangat aman digunakan pada rambut.
Pomade merupakan bahasa Inggris yang diambil dari bahasa Perancis, Pommade, yang memiliki arti ‘salep’. Pada awalnya pomade sama sekali tidak mengandung wewangian, namun seiring dengan perkembangan jaman banyak yang menambahakan wewangian pada pomade untuk menambah kesan stylish.
Tahun 1800-an atau sekitar abad ke 19 adalah masa-masa awal pemakaian pomade. Dulunya bahan utama untuk membuat pomade adalah lemak beruang. Namun sekitar awal abad ke 20, bahan-bahan seperti petroleum jelly, beeswax dan lemak babi mulai menggantikan lemak beruang dalam pembuatan pomade. Barulah di awal tahun 2000-an dalam pembuatan pomade ditambankan beberapa bahan lainnya seperti fragrance atau essential oil dan lemak babi tidak lagi digunakan.
Sebelum kembali menjadi tren seperti sekarang ini, gaya rambut pria yang klimis dengan menggunakan pomade sudah lebih dulu populer pada pertengahan abad ke 20. Gaya rambut pomade biasa disebut dengan gaya rambut pompadour, dengan teknik sisir rambut yang ditarik rapih kebelakang dan bagian samping dipotong tipis serta diberi pomade untuk menampilkan kesan klimis.
Meskipun bukan orang pertama yang menggunakan gaya rambut pompadour, namun nama Elvis Presley lah yang paling sering disebut sebagai pelopor pompadour.


Komentar
Posting Komentar